Aku memang anak kalian
Kalian merawatku sejak kecil
Kalian memberiku
kasih sayang yang berkelimpahan
Kalian juga yang mempedulikanku
saatku terbaring sakit
Kalian juga yang menghiburku
saatku meneteskan air mata
Saatku masih anak-anak
aku selalu menuruti perkataan kalian
aku selalu menuruti kemauan kalian
hingga ku beranjak remaja
aku masih...
menuruti perkataan dan kemauan kalian
Ayah... Ibu...
Tapi kini aku sudah dewasa...
mengapa kalian masih saja...
memaksaku menuruti...
kemauan dan keinginan kalian...
Ayah... Ibu...
Aku juga berhak...
menentukan masa depanku...
Tapi...
mau tidak mau...
aku harus menuruti
kemauan dan keinginan kalian
walau sebenarnya...
berlawanan dengan keinginanku
dan tidak sesuai dengan harapanku
Hingga saat ini...
semuanya sia-sia
segala keinginan dan kemauan kalian
tidak berhasil ku laksanakan
Dariku...
hanya dapat berkata
"maafkan aku...
aku tak sanggup lagi
menuruti perkataan dan kemauan kalian"
Dan saat ini...
aku akan berusaha
mengejar kembali
cita-cita dan masa depan
yang kuinginkan
walau semua...
tanpa restu dan sepengetahuan kalian...
... blog biasa, namun terus belajar untuk menjadi luar biasa ...
Senin, 07 Juni 2010
Air Mata Bunda
Aku melihat sesosok bunda
Yang menimang seorang bayi kecil
Yang amat mungil
Seorang bunda
Yang selalu memancarkan kasih sayangnya
Dalam setiap langkahnya
Saat aku besar
Yang bertumbuh menjadi sosok yang dewasa
kasih sayangmu tak berubah bunda...
Selalu terpancar dalam senyuman indahmu
Setiap perkataanmu
Mengandung arti yang bermakna
Di setiap langkahmu
Tersimpan harta yang tak ternilai harganya
Bunda...
Dalam harapanmu
Tersimpan doa untukku
“semoga anakku mendapat kebahagiaan yang diinginkannya”
Yang selalu kau nyatakan
Di setiap hembusan nafasmu
Bunda...
Tapi mengapa kau teteskan air matamu...
Mengapa paras wajahmu menunjukkan kesedihan...
Apa yang kau rasakan sehingga kau meneteskan air mata...
Bunda...
Hatiku kecilku ingin menangis
Melihat engkau meneteskan air matamu
Yang sangat begitu berharga
Ibarat sebuah harta
Yang tidak bisa ditukar dengan apapun
Termasuk emas dan perak
Bunda...
Aku berjanji padamu
Setiap air mata yang kau teteskan
Akan ku kembalikan menjadi senyuman indah
Yang akan terpancar dari wajahmu
Yang akan selalu kulihat
Untuk selamanya...
Yang menimang seorang bayi kecil
Yang amat mungil
Seorang bunda
Yang selalu memancarkan kasih sayangnya
Dalam setiap langkahnya
Saat aku besar
Yang bertumbuh menjadi sosok yang dewasa
kasih sayangmu tak berubah bunda...
Selalu terpancar dalam senyuman indahmu
Setiap perkataanmu
Mengandung arti yang bermakna
Di setiap langkahmu
Tersimpan harta yang tak ternilai harganya
Bunda...
Dalam harapanmu
Tersimpan doa untukku
“semoga anakku mendapat kebahagiaan yang diinginkannya”
Yang selalu kau nyatakan
Di setiap hembusan nafasmu
Bunda...
Tapi mengapa kau teteskan air matamu...
Mengapa paras wajahmu menunjukkan kesedihan...
Apa yang kau rasakan sehingga kau meneteskan air mata...
Bunda...
Hatiku kecilku ingin menangis
Melihat engkau meneteskan air matamu
Yang sangat begitu berharga
Ibarat sebuah harta
Yang tidak bisa ditukar dengan apapun
Termasuk emas dan perak
Bunda...
Aku berjanji padamu
Setiap air mata yang kau teteskan
Akan ku kembalikan menjadi senyuman indah
Yang akan terpancar dari wajahmu
Yang akan selalu kulihat
Untuk selamanya...
katakan cinta
jgn pernah katakan CINTA...
jika kau hanya mencintai wajah luarnya...
jgn pernah mengatakan sayang...
jika kau hanya menyayangi bentuk rupanya...
jangan pernah rasakan ingin memiliki...
jika kau hanya ingin memiliki dengan keinginan luarmu saja...
tapi jika kau melihat dia dengan tulus dr hati dan perasaanmu...
katakanlah "CINTA"
sebelum kau menyesal seumur hidupmu....
kutipan dari FB teman saya
"Leon MahaPatih Hutasoit"
jika kau hanya mencintai wajah luarnya...
jgn pernah mengatakan sayang...
jika kau hanya menyayangi bentuk rupanya...
jangan pernah rasakan ingin memiliki...
jika kau hanya ingin memiliki dengan keinginan luarmu saja...
tapi jika kau melihat dia dengan tulus dr hati dan perasaanmu...
katakanlah "CINTA"
sebelum kau menyesal seumur hidupmu....
kutipan dari FB teman saya
"Leon MahaPatih Hutasoit"
Minggu, 06 Juni 2010
monitor hang , point blank
Kenapa ya , blakangan ini sering terjadi error atau hang monitor saya pada saat saya bermain point blank , padahal dulu tidak seperti itu, saya sudah mengikut anjuran anjuran yang ada seperti melakukan defrag , tetapi masih sering terjadi hal yang seperti itu ..... apakah kalian suka mengalami hal seperti saya ? ada yang bisa kasih solusi ?
di harapkan kepada kawan kawan untuk meninggalkan komentar nya demi perbaikan monitor saya.
trimakasih :)
di harapkan kepada kawan kawan untuk meninggalkan komentar nya demi perbaikan monitor saya.
trimakasih :)
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
- xiauww
- depok, jawa barat, Indonesia
- nama asli saya yosie kurniadi, saya bertempat tinggal di cisalak, depok . sekarang saya masih kuliah di universitas gunadarma.